Elon Musk, CEO Tesla, mengumumkan bahwa ia akan mengurangi waktu yang dihabiskannya di Washington untuk memangkas biaya pemerintah dan lebih fokus pada perusahaan mobil listriknya, Tesla. Keputusan ini diambil setelah Tesla melaporkan penurunan signifikan dalam laba.
Pada kuartal pertama, Tesla mengalami penurunan laba sebesar 71% dan penurunan pendapatan sebesar 9%. Hal ini disebabkan oleh kesulitan dalam menjual kendaraan, yang diperparah oleh protes yang marah terhadap kepemimpinan Musk di Department of Government Efficiency (DOGE), sebuah kelompok yang bertugas memotong biaya dan memecat pegawai pemerintah.
Musk menjelaskan bahwa masa jabatannya sebagai "pegawai pemerintah khusus" di DOGE dibatasi selama 130 hari, dan ia akan meninggalkan posisi tersebut pada akhir bulan Mei. Ia menyatakan, "Saya sekarang berharap hanya menghabiskan satu atau dua hari dalam seminggu untuk urusan pemerintah."
Di bawah pemerintahan Trump, ratusan ribu pegawai federal telah dipecat, sementara puluhan program pemerintah telah ditangguhkan atau dibatalkan dalam upaya untuk memangkas pengeluaran pemerintah secara drastis.
Dengan fokus yang lebih besar pada Tesla, Musk berharap dapat mengatasi tantangan yang dihadapi perusahaan dan meningkatkan penjualan kendaraan listriknya. Masyarakat dan penggemar Tesla akan terus memantau perkembangan ini dengan harapan bahwa perusahaan dapat kembali meraih kesuksesan di pasar mobil listrik.
Elon Musk Tesla laba pemerintah pemotongan biaya