Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Remaja 15 Tahun Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Kejang Saat Vaping

Seorang remaja berusia 15 tahun dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami kejang saat vaping di toilet sekolah. Peristiwa ini terjadi di negara bagian Perlis, Malaysia, dan merupakan kasus terbaru yang melibatkan cedera akibat penggunaan rokok elektronik atau vaping pada anak di bawah umur.

Remaja tersebut dilaporkan menyelinap keluar dari kelas bersama dua temannya saat ujian pada hari Senin. Tidak lama setelah ia mulai vaping, ia mengalami kejang yang membuatnya harus segera mendapatkan perawatan medis. Kejadian ini menambah daftar kekhawatiran mengenai dampak kesehatan dari vaping, khususnya di kalangan remaja.

Ini bukan pertama kalinya insiden serupa terjadi di Perlis. Sebelumnya, pada bulan November, seorang anak laki-laki berusia 14 tahun mengalami cedera di kakinya setelah terjatuh dari atap lantai satu gedung sekolah. Ia mengeluhkan pusing karena vaping sebelum jatuh. Kasus-kasus ini menyoroti risiko kesehatan yang mungkin ditimbulkan oleh penggunaan rokok elektronik, yang semakin populer di kalangan anak muda.

Pemerintah Malaysia masih belum mengambil tindakan tegas terkait permintaan untuk melarang penggunaan perangkat vaping ini. Meskipun banyak laporan tentang cedera dan masalah kesehatan yang terkait dengan vaping, langkah-langkah untuk mengatur atau melarang perangkat tersebut belum terlihat jelas. Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua dan masyarakat mengenai keselamatan anak-anak mereka.

Dengan meningkatnya jumlah kasus cedera akibat vaping, banyak pihak berharap pemerintah segera mengambil tindakan yang lebih serius untuk melindungi kesehatan remaja.

library_books Scmpnews