Berlin – Di tengah meningkatnya tren ekstremisme di kalangan pemuda, muncul organisasi baru yang dikenal dengan sebutan "Active Clubs". Organisasi ini mengajak pemuda untuk berpartisipasi dalam kegiatan seperti olahraga bela diri dan kebugaran dengan tujuan mencegah apa yang mereka sebut "genosida putih". Penelitian oleh ahli politik AS, Jessa Mellea, yang dilakukan untuk lembaga think tank CeMAS di Berlin, mengungkapkan bahwa kelompok ini mengambil pendekatan yang lebih modern dalam merekrut anggota.
Sekarang, pemuda yang terlibat dalam ekstremisme tidak lagi identik dengan penampilan "glatze dan springerstiefel" (kepala botak dan sepatu bot), tetapi lebih cenderung menggunakan media sosial, video pendek, dan permainan daring untuk menyebarkan ideologi mereka. Menteri Dalam Negeri NRW, Herbert Reul, menyatakan bahwa radikalisasi ekstremis sekarang lebih sering terjadi secara online, membuatnya semakin sulit untuk ditangani.
Menurut laporan dari Verfassungsschutz (Badan Perlindungan Konstitusi Jerman), kelompok ekstremis ini semakin muda dan aktif di platform digital. Ini menunjukkan bahwa mereka menggunakan cara yang lebih canggih untuk menarik perhatian generasi muda.
Sebagai respon terhadap ancaman ini, Menteri Reul menekankan pentingnya pencegahan. Dia bekerja sama dengan Landeszentrale für politische Bildung untuk memberikan edukasi mengenai bahaya dan pesan menyesatkan dari kelompok-kelompok ini. Salah satu metode yang digunakan adalah menyelenggarakan workshop di sekolah-sekolah.
Namun, di Forschungsstelle Rechtsextremismus (Pusat Penelitian Ekstremisme) di Hochschule Düsseldorf, para peneliti berpendapat bahwa upaya yang ada saat ini tidak cukup. Peneliti ekstremisme, Sabine Reimann, menegaskan bahwa jika pemerintah ingin membangun program pencegahan yang efektif, perlu ada pemikiran yang lebih besar dan komprehensif. Sayangnya, pemotongan anggaran di berbagai sektor sosial telah membuat banyak proyek pemuda hanya dapat bertahan dari tahun ke tahun.
Dalam podcast tagesschau 11KM, terdapat diskusi lebih lanjut mengenai bahaya yang ditimbulkan oleh "Active Clubs" dan bagaimana mereka mempengaruhi pemuda. Ini adalah masalah yang perlu perhatian serius dari masyarakat dan pemerintah.
Active Clubs pemuda ekstremisme kebugaran media sosial