Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, kembali terlibat dalam kontroversi setelah dilaporkan membagikan informasi sensitif mengenai serangan udara dalam sebuah grup chat di aplikasi Signal. Berita ini dilansir oleh media ternama seperti New York Times dan CNN.
Dalam grup chat tersebut, terdapat 13 anggota, termasuk istri Hegseth, Jennifer, saudaranya Phil, dan pengacara mereka. Seorang sumber yang mengaku mengenal isi pesan di grup tersebut menghubungi New York Times dan meminta anonimitas.
Ini bukanlah kali pertama Hegseth terlibat dalam masalah serupa. Pada bulan Maret lalu, ia secara tidak sengaja mengundang seorang jurnalis ke dalam grup chat yang sama dan membagikan informasi rahasia tentang rencana serangan udara. Setelah itu, Kementerian Pertahanan AS segera melakukan penyelidikan internal.
Sebagai akibat dari insiden ini, tiga penasihat senior Hegseth, yaitu Dan Caldwell, Darin Selnick, dan Colin Carroll, telah diskors dari posisi mereka. Caldwell adalah penasihat senior Hegseth, Selnick menjabat sebagai wakil kepala staf, dan Carroll adalah kepala staf wakil menteri pertahanan, Stephen Feinberg. Mereka semua diharuskan meninggalkan Pentagon minggu ini.
Ketiga penasihat tersebut mengeluarkan pernyataan bersama pada hari Sabtu, menyatakan bahwa mereka tidak pernah membagikan informasi sensitif atau rahasia. "Kami sangat menyadari pentingnya keamanan informasi dan telah bekerja setiap hari untuk melindunginya," ungkap mereka. Caldwell juga menambahkan di media sosial X, "Kami sangat kecewa dengan cara kami diakhiri dari pelayanan di Kementerian Pertahanan. Kami masih belum diberi tahu alasan pasti mengapa kami sedang diselidiki, apakah masih ada penyelidikan yang aktif, atau apakah ada penyelidikan yang nyata terkait kebocoran informasi ini."
Kasus ini menimbulkan pertanyaan lebih lanjut mengenai keamanan informasi di dalam Kementerian Pertahanan AS dan bagaimana kebocoran informasi seperti ini dapat terjadi. Publik pun menantikan perkembangan lebih lanjut mengenai insiden ini.
Pete Hegseth Menteri Pertahanan informasi rahasia AS