Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

IHSG Turun 0,27% di Sesi Pertama Senin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 0,27% pada sesi pertama perdagangan hari Senin (21/4), dengan berada di level 6.421,03.

Tiga sektor yang mengalami pelemahan terdalam antara lain adalah sektor IDX Infrastruktur yang turun 0,85%, diikuti dengan ISAT yang mengalami penurunan hingga 4,32%. Sektor IDX Non-Cyclical juga tercatat turun 0,49%, dengan JPFA menyusut 3,23%.

Sementara itu, sektor IDX Basic Material justru menunjukkan kenaikan sebesar 1,56%, didorong oleh saham emiten emas. Harga komoditas emas kembali mencapai rekor tertinggi, dengan saham ANTM naik 4,37% ke level Rp2.050 per saham, yang merupakan harga tertinggi sejak Agustus 2023.

Dari sisi saham, BBCA mengalami penurunan sebesar 1,76%, yang menjadi faktor utama penurunan IHSG dengan kontribusi sebesar -10,24 indeks poin. Selanjutnya, BBRI juga mengalami penurunan 1,37% dan menyumbang -7,66 indeks poin ke pelemahan IHSG.

Dari kabar global, Bursa Wall Street berakhir variatif pada hari Kamis, ketika investor mempertimbangkan kemajuan dalam negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat dan Jepang, namun tetap khawatir tentang prospek suku bunga.

Dengan IHSG yang berbalik melemah namun masih bertahan di level 6.400-an, banyak yang bertanya-tanya kemana arah IHSG selanjutnya. Khususnya dalam melihat rekomendasi saham produsen emas di tengah harga komoditas yang kembali mencapai rekor tertinggi.

Saksikan pembahasan lebih lanjut pada sesi penutupan kedua di IDX, sore ini pukul 15:30 WIB, yang akan disiarkan secara langsung di IDX Channel dan beberapa saluran televisi lainnya.

library_books Idx Channel