Wakil Ketua DPRD Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Ima Mahdiah, menyampaikan pentingnya sosialisasi mengenai penanganan stunting kepada masyarakat di Jakarta. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah diskusi yang membahas masalah kesehatan anak di ibu kota.
Ima Mahdiah mengungkapkan, masih ada banyak orang tua yang enggan melapor ke Posyandu, RT, RW, atau Puskesmas jika anak mereka menunjukkan gejala stunting. "Ada orang tua yang merasa malu membawa anaknya ke Posyandu karena masalah stunting ini. Oleh karena itu, sosialisasi harus lebih masif lagi ke masyarakat," ujarnya.
Stunting adalah kondisi di mana anak memiliki tinggi badan lebih pendek dari standar usia mereka, yang disebabkan oleh kekurangan gizi dalam waktu lama. Hal ini dapat berdampak serius pada perkembangan fisik dan mental anak. Oleh karena itu, penanganan stunting sangat penting untuk memastikan generasi yang sehat di masa depan.
Dalam pernyataannya, Ima juga menekankan pentingnya peran Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) untuk lebih aktif dalam mengidentifikasi anak-anak yang terkena stunting. Posyandu memiliki tugas untuk memberikan layanan kesehatan dasar dan pemantauan pertumbuhan anak, sehingga dapat membantu mendeteksi masalah kesehatan sejak dini.
"Posyandu harus lebih proaktif dalam menjangkau masyarakat, sehingga orang tua tidak ragu untuk membawa anak mereka untuk diperiksa. Kita perlu menciptakan lingkungan yang mendukung bagi orang tua untuk melapor dan mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan," tambah Ima Mahdiah.
Pernyataan ini diharapkan dapat mendorong pemerintah provinsi untuk meningkatkan upaya sosialisasi dan memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat tentang pentingnya mengatasi stunting. Dengan pengetahuan yang lebih baik, diharapkan orang tua akan lebih berani untuk membawa anak mereka ke fasilitas kesehatan.
DPRD Jakarta stunting sosialisasi Posyandu Ima Mahdiah