Jalur Gaza - UNICEF memperingatkan bahwa kondisi rumah sakit anak di Jalur Gaza sangat memprihatinkan. Saat serangan Israel terhadap wilayah ini telah memasuki bulan ke-19, fasilitas kesehatan mengalami kekurangan alat medis penting yang dibutuhkan untuk merawat anak-anak.
Dalam sebuah unggahan di akun X, UNICEF mengungkapkan bahwa kelangsungan hidup anak-anak di Gaza saat ini sangat bergantung pada gencatan senjata dan pengiriman bantuan kemanusiaan. Tanpa bantuan yang cukup, banyak anak yang berisiko tinggi untuk mengalami masalah kesehatan yang serius.
Sementara itu, UNRWA (Badan PBB untuk Pengungsi Palestina) melaporkan pada hari Jumat bahwa pengepungan di Gaza saat ini lebih parah dibandingkan dengan minggu-minggu awal setelah serangan yang dimulai pada 7 Oktober 2023. Hal ini menunjukkan bahwa situasi di wilayah tersebut semakin memburuk, dan banyak orang, terutama anak-anak, menghadapi kesulitan yang semakin besar.
Pihak UNICEF dan UNRWA terus mendesak untuk diakhirinya konflik dan meminta agar akses bagi bantuan kemanusiaan diperbolehkan. Tanpa adanya tindakan segera, banyak nyawa yang terancam, terutama anak-anak yang sangat rentan.
Dengan kondisi yang semakin mendesak, masyarakat internasional diharapkan dapat memberikan perhatian lebih dan mendukung upaya untuk membantu anak-anak di Gaza agar mendapatkan perawatan yang mereka butuhkan.
UNICEF Gaza rumah sakit anak alat medis bantuan kemanusiaan