Administrasi Trump Cabut 1.300 Visa Pelajar Tanpa Penjelasan
Dalam sebulan terakhir, pemerintahan Trump telah mencabut lebih dari 1.300 visa pelajar. Banyak dari pencabutan visa ini dilakukan tanpa memberikan penjelasan atau pemberitahuan kepada para pelajar.
Pencabutan visa pelajar ini dapat berdampak besar terhadap universitas-universitas di Amerika Serikat yang bergantung pada uang dari biaya kuliah mahasiswa internasional. Ketika jumlah pelajar asing menurun, akan ada konsekuensi serius bagi institusi pendidikan tinggi tersebut.
Berdasarkan informasi dari NAFSA Association of International Educators, pelajar internasional memberikan kontribusi sebesar $44 miliar untuk ekonomi AS selama tahun ajaran 2023-24. Uang ini tidak hanya membantu universitas, tetapi juga mendukung banyak bisnis yang berhubungan dengan pendidikan, seperti agen pendidikan dan penyedia akomodasi.
Dengan semakin sedikitnya pelajar asing yang datang ke AS, ekosistem bisnis yang mendukung pendidikan luar negeri juga berada dalam bahaya. Hal ini dapat memengaruhi kesempatan bagi pelajar lokal dan juga mengurangi keragaman di kampus-kampus.
Pemerintah diharapkan segera memberikan penjelasan tentang kebijakan ini dan dampaknya terhadap pendidikan internasional, agar semua pihak dapat memahami situasi yang sedang terjadi.
Trump visa pelajar mahasiswa internasional ekonomi NAFSA