Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Uni Eropa Usulkan Daftar Negara Asal Aman untuk Proses Suaka

Komisi Uni Eropa telah mengusulkan untuk memulai beberapa bagian dari paket migrasi dan suaka baru sebelum resmi diluncurkan pada bulan Juni tahun depan. Salah satu langkah penting yang diambil adalah pengusulan daftar negara asal aman yang akan berlaku secara keseluruhan di Eropa.

Menurut Komisi, orang-orang yang berasal dari negara-negara yang tercantum dalam daftar ini akan mendapatkan keputusan suaka lebih cepat. Proses ini direncanakan tidak akan memakan waktu lebih dari tiga bulan. Namun, semua negara anggota Uni Eropa tetap diwajibkan untuk memeriksa setiap permohonan secara individual, terlepas dari asal negara pemohon.

Daftar baru ini akan berlaku untuk semua negara Uni Eropa, tetapi tidak akan menggantikan daftar nasional yang sudah ada. Misalnya, dari tujuh negara yang ada dalam daftar Uni Eropa, hanya Kosovo yang saat ini terdaftar dalam daftar Jerman yang dikelola oleh Badan Federal untuk Migrasi dan Pengungsi (BAMF).

Dengan adanya daftar yang seragam, diharapkan proses suaka di Eropa dapat lebih terkoordinasi. Namun, hal ini tidak berarti bahwa akan ada lebih banyak pengusiran. Sebaliknya, orang-orang dari negara-negara yang terdaftar mungkin akan memiliki waktu yang lebih sedikit untuk mengajukan banding atau gugatan setelah permohonan mereka ditolak, sehingga proses mereka akan lebih cepat selesai.

Kriteria untuk menentukan apakah suatu negara dapat dianggap sebagai negara asal aman sedang diuji di Pengadilan Eropa. Keputusan mengenai hal ini diperkirakan akan diumumkan dalam beberapa bulan ke depan.

Daftar negara asal aman bukanlah sebuah peringkat keamanan global, tetapi merupakan alat dalam hukum suaka. Tujuannya adalah untuk mempercepat proses suaka ketika di suatu negara umumnya tidak ada ancaman penganiayaan atau pelanggaran hak asasi manusia. Negara-negara seperti Ghana masuk dalam daftar ini karena di negara tersebut, hampir tidak ada orang yang mendapatkan suaka, sehingga dianggap aman secara umum.

Sementara itu, situasi di negara-negara seperti Amerika Serikat, China, atau Turki berbeda. Meskipun suaka di negara-negara tersebut jarang diberikan, situasi politik dan hak asasi manusia yang kompleks membuat mereka tidak dapat secara umum dianggap aman. Oleh karena itu, permohonan suaka dari negara-negara ini akan diperiksa satu per satu.

Inisiatif ini diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam sistem suaka di Eropa, meskipun masih banyak hal yang perlu dipertimbangkan dan dibahas lebih lanjut.

library_books Tagesschau