Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

China Larang Maskapai Beli Pesawat Boeing Karena Tarif AS

Pemerintah China telah mengeluarkan instruksi kepada maskapai penerbangannya untuk tidak membeli pesawat jet Boeing yang berasal dari Amerika Serikat. Kebijakan ini diambil sebagai langkah balasan terhadap kebijakan tarif tinggi yang diterapkan oleh Amerika Serikat.

Dilansir dari Bloomberg pada Selasa, 15 April 2025, perang dagang antara China dan AS semakin memanas. Presiden AS, Donald Trump, telah mengenakan tarif sebesar 145 persen untuk barang-barang yang diimpor dari China. Kebijakan tarif ini bertujuan untuk melindungi industri dalam negeri AS, namun berdampak langsung pada hubungan dagang kedua negara.

Larangan ini menunjukkan ketegangan yang semakin meningkat antara China dan AS. Boeing, sebagai salah satu produsen pesawat terbesar di dunia, kini menghadapi tantangan besar. Maskapai penerbangan di China, yang merupakan pasar penting bagi Boeing, mungkin akan mencari alternatif dari produsen pesawat lain.

Pemerintah China berharap langkah ini bisa memberikan tekanan pada pihak AS untuk meninjau kembali kebijakan tarif yang dianggap merugikan. Dalam beberapa tahun terakhir, kedua negara telah terlibat dalam serangkaian negosiasi untuk menyelesaikan perbedaan dagang mereka, namun hasilnya belum memuaskan bagi kedua belah pihak.

Dengan larangan ini, para analis memprediksi bahwa pasar penerbangan di China akan mengalami perubahan besar. Maskapai penerbangan mungkin akan beralih ke produsen lain, seperti Airbus, yang merupakan pesaing utama Boeing.

Dampak dari kebijakan ini tidak hanya akan dirasakan oleh Boeing, tetapi juga akan mempengaruhi industri penerbangan global. Para ahli menyebutkan bahwa ketegangan antara kedua negara dapat mengganggu rantai pasokan dan investasi di sektor penerbangan.

Keputusan ini menandai babak baru dalam hubungan dagang yang rumit antara China dan Amerika Serikat. Banyak yang berharap bahwa kedua negara dapat menemukan jalan keluar dari konflik ini demi stabilitas ekonomi dunia.

Dengan perkembangan ini, masyarakat dunia akan terus mengawasi situasi dan respon dari kedua pemerintah dalam waktu dekat.

library_books Idx Channel