Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Startup Gameto Inovasi Maturation Sel Telur untuk IVF

Startup Gameto Inovasi Maturation Sel Telur untuk IVF

Lebih banyak orang kini beralih ke fertilisasi in vitro, atau IVF, untuk memiliki anak. Proses ini bisa sangat melelahkan, karena memerlukan suntikan hormon yang mahal dua kali sehari selama dua minggu untuk mematangkan sel telur agar dapat diambil dari tubuh.

Sebuah startup dari New York bernama Gameto berusaha untuk meringankan beban ini bagi pasien dengan cara mematangkan sel telur di luar tubuh. Metode yang dikembangkan oleh Gameto ini menggantikan 80 persen suntikan hormon yang diperlukan untuk IVF tradisional, sehingga memperpendek durasi siklus perawatan menjadi hanya beberapa hari. Menurut data baru yang dirilis oleh perusahaan, metode ini menunjukkan janji dalam menghasilkan embrio sehat dan kehamilan yang sukses.

Mematangkan sel telur di laboratorium, bukan di ovarium, sebenarnya bukan ide baru. In vitro maturation (IVM) muncul pada tahun 1990-an, tetapi teknik ini tidak banyak digunakan karena memiliki tingkat keberhasilan yang lebih rendah dibandingkan IVF. Dalam IVM, sel telur diambil dan dibesarkan dalam campuran khusus nutrisi dan faktor pertumbuhan. Dengan pendekatan yang dilakukan Gameto, sel telur dipatangkan menggunakan sel "dukungan" ovarium yang berasal dari sel punca.

Inovasi ini diharapkan dapat membantu lebih banyak pasangan yang ingin memiliki anak dengan cara yang lebih mudah dan dengan biaya yang lebih terjangkau. Dengan perkembangan teknologi dan penelitian yang terus dilakukan, harapan untuk memiliki anak kini semakin terbuka lebar.

Bagi yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang inovasi ini, bisa mencari informasi lebih lanjut dari sumber terpercaya.

library_books Wired