Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Perayaan Hidup: Pengidap Kanker Gelar Pemakaman Hidup di China

Seorang wanita berusia 30 tahun dari Provinsi Zhejiang, China, menggelar pemakaman hidup untuk dirinya sendiri di sebuah taman. Acara ini dilakukan sebagai cara untuk mengucapkan selamat tinggal kepada dunia dan teman-temannya, serta menerima banyak dukungan dan doa dari orang-orang yang melintas.

Wanita tersebut, Jiang Yi, didiagnosis menderita kanker serviks sel kecil tiga bulan yang lalu setelah mengalami pendarahan yang tidak biasa. Sayangnya, saat dokter menemukan penyakit ini, kanker tersebut sudah menyebar ke bagian lain dari tubuhnya.

Dokter menginformasikan bahwa Jiang Yi mungkin hanya memiliki sisa waktu dua tahun untuk hidup. Meskipun mendapatkan berita yang sangat berat, ia memutuskan untuk merayakan hidupnya dengan cara yang unik.

Dalam pemakaman hidup tersebut, Jiang Yi mengajak teman-temannya dan orang-orang terdekat untuk berkumpul bersamanya. Mereka berbagi kenangan indah dan saling memberikan semangat. Banyak orang yang tidak dikenalnya juga ikut memberikan dukungan, mengirimkan doa dan kata-kata positif.

"Saya tidak takut mati. Nilai hidup bukan terletak pada berapa lama kita hidup, tetapi seberapa penuh kita menikmati setiap momen," ujar Jiang Yi, menggambarkan pandangannya tentang kehidupan dan kematian.

Acara ini menarik perhatian banyak orang dan menjadi momen yang mengharukan. Banyak yang terinspirasi oleh keberanian dan sikap positif Jiang Yi dalam menghadapi tantangan hidupnya.

Pemakaman hidup ini tidak hanya menjadi ajang perpisahan, tetapi juga menjadi pengingat bagi semua orang untuk menghargai setiap momen dalam hidup dan saling mendukung satu sama lain.

library_books Scmpnews