Jakarta, 7 April 2025 – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa fundamental pasar modal Indonesia tetap kuat meskipun terjadi pelemahan di bursa saham dunia, termasuk di Indonesia.
Dalam sesi wawancara eksklusif bertajuk ‘Presiden Prabowo Menjawab’, yang dihadiri oleh enam pemimpin redaksi media nasional, Prabowo menyatakan, "Kalau saya lihat, fundamental kita kuat. Apa yang terjadi di pasar saham, kita punya kekuatan dan kita akan investasi. Saya tidak terlalu takut dengan pasar modal karena Indonesia punya kekuatan." Wawancara ini berlangsung di kediaman Presiden di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
Prabowo juga menjelaskan bahwa utang dan inflasi di Indonesia masih berada pada tingkat yang rendah jika dibandingkan dengan banyak negara lain. "Utang kita dibandingkan dengan banyak negara, utang kita salah satu yang secara perbandingan terkecil di dunia. Inflasi kita terendah di dunia," katanya.
Dengan pernyataan ini, Prabowo ingin meyakinkan masyarakat bahwa keadaan ekonomi Indonesia masih stabil meskipun ada tantangan dari luar negeri. Ia menekankan pentingnya investasi dan kepercayaan terhadap pasar modal di Tanah Air.
Hal ini merupakan langkah positif untuk menjaga semangat dan optimisme di kalangan para investor dan masyarakat Indonesia dalam menghadapi kondisi global yang tidak menentu.
Presiden Prabowo berharap, dengan memperkuat fundamental ekonomi, Indonesia dapat terus tumbuh dan berkembang meskipun ada berbagai tantangan dari pasar dunia.
Informasi lebih lanjut mengenai pernyataan ini dapat diakses melalui berbagai sumber berita nasional.
Prabowo Subianto pasar modal Indonesia bursa saham inflasi