Nintendo sedang mempersiapkan peluncuran konsol terbarunya, Switch 2, yang diharapkan dapat memenuhi permintaan para penggemar yang sangat menantikan konsol baru ini. Konsol terbaru ini akan dijual dengan harga yang cukup tinggi, yaitu $450 atau sekitar 6.750.000 Rupiah. Namun, harga ini mungkin akan meningkat lebih tinggi lagi akibat tarif baru yang diumumkan oleh Presiden Donald Trump minggu lalu.
Dalam sebuah wawancara yang dilakukan sehari setelah pengumuman tarif tersebut, Presiden Nintendo of America, Doug Bowser, menyatakan bahwa tarif itu "tidak diperhitungkan dalam penetapan harga" konsol. Bowser menambahkan bahwa perusahaan saat ini sedang "secara aktif menilai" situasi dan dampaknya. "Ini menciptakan tantangan," ujarnya. "Ini adalah sesuatu yang harus kami tangani."
Kenaikan harga tambahan pada konsol ini akan menjadi masalah bagi Nintendo. Model Switch terbaru saat ini, yaitu OLED, dijual dengan harga $350 atau sekitar 5.250.000 Rupiah, sementara edisi standar dijual seharga $300 atau sekitar 4.500.000 Rupiah. Kejanggalan muncul karena harga konsol ini tidak diumumkan dalam acara besar yang berlangsung pada hari Rabu lalu, dan hal ini tidak luput dari perhatian para calon pembeli yang telah meminta Nintendo untuk "menurunkan harga".
Pada acara yang diadakan di New York tersebut, para jurnalis juga diimbau untuk tidak menanyakan para pengembang perangkat keras mengenai biaya konsol. Hal ini menambah rasa penasaran dan kekhawatiran di antara penggemar tentang harga akhir dari Switch 2.
Nintendo Switch 2 harga tarif konsol