Jumlah korban jiwa akibat serangan Israel di Gaza sejak Kamis pagi mencapai empat puluh dua. Informasi ini dilaporkan oleh Al Jazeera. Sejak Israel melanjutkan perang pada 18 Maret, lebih dari 1.000 orang Palestina telah kehilangan nyawa.
Berikut adalah beberapa pembaruan terbaru mengenai perang Israel di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki:
- Joyce Msuya, wakil kepala bantuan kemanusiaan PBB, menyatakan bahwa Gaza adalah tempat yang paling berbahaya di dunia bagi para pekerja bantuan. Sejak perang dimulai, lebih dari 408 pekerja bantuan telah terbunuh.
- Dua pejabat Hamas menuduh Israel "menghalangi proposal dari Mesir dan Qatar serta mencoba menggagalkan kesepakatan apapun" terkait gencatan senjata. Hal ini dikemukakan melalui berita dari AFP.
- Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, tiba di Hongaria atas undangan pemerintah Hongaria. Kunjungan ini dilakukan meskipun ada surat perintah penangkapan dari Mahkamah Pidana Internasional (ICC) yang menginginkan penangkapannya terkait dugaan kejahatan perang di Gaza.
- Pemerintah Hongaria memutuskan untuk menarik diri dari ICC segera setelah Netanyahu tiba di negara itu untuk kunjungan kenegaraan pada hari Kamis.
Kondisi di Gaza semakin memprihatinkan seiring dengan meningkatnya kekerasan dan jumlah korban jiwa. Banyak pihak mendesak agar gencatan senjata segera dilakukan untuk menghentikan penderitaan warga sipil.
Israel Gaza korban jiwa perang bantuan kemanusiaan