Otoritas pendidikan Hong Kong mengungkapkan kekhawatiran mereka setelah dua unggahan online menunjukkan siswa-siswa sekolah menengah yang merokok dan menggunakan vape. Unggahan tersebut menampilkan siswa-siswa dari AD&FD POHL Leung Sing Tak College yang terletak di Tsuen Wan dan menjadi viral pada hari Rabu lalu setelah dipublikasikan di Threads, sebuah platform microblogging yang diluncurkan oleh Meta.
Unggahan pertama berjudul "Kondisi Mental Siswa SMP di Hong Kong" menampilkan dua foto seorang gadis yang merokok di sebuah tangga, dengan sebuah botol minuman beralkohol yang diletakkan di sampingnya. Unggahan kedua adalah sebuah video yang menunjukkan beberapa siswa laki-laki di dalam sebuah toilet, di mana salah satu dari mereka terlihat sedang menggunakan vape. Semua siswa dalam video tersebut mengenakan seragam sekolah AD&FD POHL.
Bureau Pendidikan Hong Kong menyatakan bahwa mereka "sangat prihatin" dengan situasi ini. Mereka menambahkan bahwa mereka telah segera menghubungi pihak sekolah untuk menindaklanjuti insiden tersebut.
Tindakan merokok dan vaping di kalangan siswa sekolah menengah adalah masalah yang semakin mendapat perhatian, mengingat dampaknya terhadap kesehatan mental dan fisik siswa. Merokok dan penggunaan vape dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk ketergantungan nikotin dan gangguan pernapasan.
Pihak sekolah dan orang tua diharapkan untuk berperan aktif dalam memberikan pendidikan mengenai bahaya merokok dan vaping kepada siswa. Otoritas pendidikan juga mungkin akan mengadakan program-program pencegahan untuk mengurangi prevalensi perilaku ini di kalangan pelajar.
Kekhawatiran ini mencerminkan tantangan yang lebih luas dalam dunia pendidikan saat ini, di mana siswa terpapar berbagai pengaruh negatif melalui media sosial dan lingkungan sekitar mereka. Dengan meningkatnya akses ke informasi dan barang-barang berbahaya, penting bagi semua pihak untuk bekerja sama dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan siswa.
Hong Kong pendidikan siswa merokok vaping