Serangan Israel di Gaza Mengakibatkan Korban Jiwa Saat Lebaran
Pada hari pertama Lebaran Idul Fitri 2025, yang jatuh pada Minggu, sejumlah warga sipil di Jalur Gaza mengalami tragedi. Serentetan serangan oleh pasukan Israel mengakibatkan banyak korban tewas dan terluka.
Menurut laporan dari koresponden WAFA, empat warga sipil tewas akibat penembakan yang dilakukan Israel di pengungsian di Wilayah Qizan Abu Rishwan, yang terletak di bagian selatan Kota Khan Yunis. Penembakan ini menjadi salah satu dari sekian banyak insiden yang menambah ketegangan di wilayah tersebut.
Selain itu, dua warga sipil lainnya juga kehilangan nyawa dalam serangan udara Israel yang menargetkan rumah keluarga Muqbel di Jabalia, Jalur Gaza utara. Serangan ini menyebabkan kerusakan yang signifikan dan melukai sejumlah orang.
Tak hanya itu, serangan menggunakan pesawat nirawak juga terjadi. Dalam insiden ini, sejumlah orang terluka ketika pesawat tersebut menargetkan kerumunan warga di Wilayah Khirbet Al-Adas, yang terletak di Rafah utara.
Berdasarkan informasi dari berbagai sumber medis, jumlah korban tewas akibat agresi Israel yang telah berlangsung sejak 7 Oktober 2023 kini mencapai 50.277 orang. Sementara itu, lebih dari 114.095 orang lainnya juga mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.
Situasi di Jalur Gaza semakin memprihatinkan, terutama pada saat-saat penting seperti Lebaran, di mana seharusnya menjadi waktu untuk merayakan dan berkumpul dengan keluarga. Namun, kenyataannya, banyak keluarga yang harus berduka akibat kehilangan orang-orang tercinta.
Serangan ini mengundang perhatian internasional dan mengingatkan kita akan pentingnya perdamaian dan perlindungan terhadap warga sipil di wilayah konflik.
#lebaran #jalurgaza #seranganisrael #antaranewscom
Penerjemah: Asri Mayang Sari
Grafis: Indita
serangan Israel Gaza Lebaran korban jiwa