Pada hari Sabtu, partai oposisi utama di Turki, yaitu Partai Rakyat Republik (CHP), mengadakan demonstrasi besar-besaran di pinggiran kota Istanbul. Mereka berkumpul di sisi Asia kota untuk menyerukan pembebasan walikota yang terkurung, Ekrem Imamoglu. Dalam acara tersebut, ratusan ribu pendukung CHP berkumpul di tengah hari, menunjukkan solidaritas mereka terhadap Imamoglu, yang ditangkap pada 19 Maret lalu. Penangkapan ini terkait dengan tuduhan pemerasan, pencucian uang, dan ketidakberesan dalam pengadaan, yang semuanya dibantah oleh Imamoglu.
Pemimpin CHP, Ozgur Ozel, menyatakan bahwa mereka berkumpul untuk "melanjutkan perjalanan menuju kekuasaan." Di antara yang hadir adalah istri, ibu, dan dua putra Imamoglu, yang ikut bersama massa meneriakkan kalimat "Perlawanan ada di mana-mana" sebagai bentuk protes terhadap penangkapan walikota mereka. Momen ini mengingatkan banyak orang pada demonstrasi besar yang terjadi di Taman Gezi dan Lapangan Taksim pada tahun 2013, yang merupakan aksi anti-pemerintah terbesar melawan Presiden Recep Tayyip Erdogan dan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP).
Ozel juga menyatakan, dalam wawancaranya dengan Le Monde, bahwa ia siap untuk "menghadapi risiko menghabiskan delapan atau sepuluh tahun di penjara jika perlu," menyusul larangan demonstrasi yang diberlakukan setelah penangkapan Imamoglu. Aksi ini mencerminkan ketidakpuasan yang terus berkembang di kalangan masyarakat terhadap pemerintah saat ini, serta keinginan mereka untuk perubahan.
partai oposisi Istanbul Ekrem Imamoglu demonstrasi Turki