Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Data Venmo Pejabat Trump Bocor, Ahli Khawatir

Beberapa pejabat tinggi pemerintahan Donald Trump, termasuk empat yang terlibat dalam obrolan grup Signal yang terkenal, dilaporkan memiliki akun Venmo yang mengungkapkan data pribadi. Data ini termasuk kontak dan dalam beberapa kasus, transaksi yang dapat diakses oleh publik. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran serius mengenai masalah kontraintelijen. Para ahli mengatakan bahwa informasi yang bocor ini bisa memberikan kesempatan bagi layanan intelijen asing untuk mendapatkan wawasan mengenai jaringan sosial target mereka dan bahkan mengidentifikasi individu yang bisa dibayar atau dipaksa untuk bertindak melawan mereka.

Pejabat-pejabat yang dimaksud adalah Dan Katz, kepala staf di Departemen Keuangan AS; Joe Kent, calon direktur Pusat Kontra Terorisme Nasional; dan Mike Needham, penasihat dan kepala staf untuk menteri luar negeri. Ketiga pejabat tersebut merupakan peserta dalam obrolan grup kecil yang dikenal sebagai "Houthi PC small group".

Setelah melakukan analisis, WIRED memastikan bahwa akun-akun tersebut hampir pasti milik pejabat pemerintah yang bersangkutan. Hal ini diketahui melalui akun-akun lain yang terhubung dengan mereka, yang dalam kasus Katz, Kent, dan Needham, termasuk akun yang tampaknya milik pasangan mereka.

Departemen Keuangan, Pusat Kontra Terorisme Nasional, dan Departemen Luar Negeri belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar mengenai isu ini.

Kebocoran data seperti ini menunjukkan betapa rentannya informasi pribadi, terutama bagi orang-orang yang memegang posisi penting dalam pemerintahan. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya menjaga privasi dan keamanan data di era digital saat ini.

library_books Wired