Investor kawakan, Lo Kheng Hong, yang dikenal sebagai Warren Buffett Indonesia, kembali melakukan aksi akumulasi saham di PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL). Aksi ini dimulai sejak awal tahun 2025 dan terus berlanjut hingga bulan puasa di bulan Maret ini.
Menurut data dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), pada tanggal 25 Maret 2025, Lo Kheng Hong menambah 100 ribu saham GJTL. Sebelumnya, ia juga telah membeli 300 ribu saham pada 24 Maret dan 80 ribu saham pada 21 Maret. Dengan tambahan ini, jumlah total saham yang dimiliki oleh Lo Kheng Hong kini mencapai 187.664.900 saham, setara dengan 5,39 persen dari total saham GJTL.
Sejak awal tahun, Lo Kheng Hong telah melakukan akumulasi saham GJTL sebanyak 11 kali. Meskipun begitu, saham GJTL mengalami penurunan sejak awal tahun 2025 sebesar 3 persen, sejalan dengan pelemahan pasar Indonesia secara keseluruhan. Dalam satu tahun terakhir, saham ini juga tercatat turun sebesar 12 persen.
Aksi Lo Kheng Hong ini menunjukkan keyakinannya terhadap potensi perusahaan Gajah Tunggal meskipun kondisi pasar tidak selalu mendukung. Sikap optimisnya dapat menjadi inspirasi bagi para investor lainnya untuk tetap melihat peluang di tengah tantangan.
Dengan terus menambah kepemilikan saham, Lo Kheng Hong membuktikan bahwa ia adalah seorang investor yang cermat dan berpengalaman dalam memilih saham yang dapat memberikan keuntungan di masa depan.
Lo Kheng Hong Gajah Tunggal saham investor pasar