Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Sutradara Palestina Diserang di Desa Susya

Sutradara Palestina Diserang di Desa Susya

Pada malam Senin, sutradara Palestina dan pemenang Academy Award, Hamdan Ballal, mengalami serangan kekerasan di desa Susya, yang terletak di selatan Hebron, Tepi Barat yang diduduki. Serangan tersebut dilakukan oleh sekelompok pemukim Israel yang digambarkan oleh rekannya sebagai "massa lynch".

Susya adalah lokasi pemukiman Israel yang dianggap ilegal menurut hukum internasional. Banyak pemerintah Amerika Serikat sebelumnya telah sepakat bahwa pemukiman ini melanggar Pasal 49 Konvensi Jenewa.

Setelah serangan, keberadaan Ballal tidak diketahui, karena tentara Israel mengambilnya dari ambulans yang datang untuk memberikan perawatan. Hal ini diungkapkan oleh Yuval Abraham, rekan sutradara dan juga pemenang Oscar untuk dokumenter "No Other Land".

Abraham yang juga seorang jurnalis di majalah +972, membagikan video pendek yang menunjukkan pemukim yang mengenakan penutup muka menyerang desa Hamdan. Mereka tidak hanya menyerang desa, tetapi juga menyerang para aktivis Amerika yang hadir di lokasi, merusak mobil mereka dengan batu.

Lima aktivis Yahudi-Amerika yang ada di lokasi tersebut sedang berpartisipasi dalam proyek ko-resistensi selama tiga bulan di Masafer Yatta, desa yang menjadi pusat film "No Other Land". Mereka datang untuk memberikan dukungan kepada desa Susya saat diserang.

Ketika para aktivis mencoba mencari perlindungan di mobil mereka, pemukim Israel mengepung mobil tersebut, merusak ban dan memecahkan jendela dengan batu, demikian pernyataan dari Center for Jewish Nonviolence.

Basel Adra, penduduk Palestina dari Masafer Yatta yang kisahnya diceritakan dalam film tersebut, mengatakan bahwa Ballal "masih hilang setelah ditangkap oleh tentara, dalam keadaan terluka dan berdarah".

"Inilah cara mereka menghapus Masafer Yatta," tambahnya.

library_books Middleeasteye