Ryan Lackey, seorang peneliti keamanan dari Seattle, telah melakukan perjalanan ke berbagai negara, termasuk Rusia dan China. Dalam setiap perjalanan, ia selalu mengambil langkah-langkah pencegahan yang ketat untuk melindungi data pribadinya. Lackey, yang juga merupakan kepala keamanan di sebuah perusahaan asuransi cryptocurrency, membawa perangkat yang aman saat bepergian. Ia memilih menggunakan Chromebook yang terkunci dan iPhone yang disinkronkan dengan akun Apple yang tidak sensitif.
Sebelum berangkat, Lackey menghapus seluruh data di kedua perangkatnya dan hanya memuat informasi minimum yang diperlukan. Ia bahkan memiliki set perangkat terpisah untuk setiap negara yang dikunjunginya. Ini memudahkan dia untuk menganalisis perangkatnya setelah kembali ke rumah, guna memeriksa tanda-tanda adanya upaya penyadapan atau manipulasi dari negara yang dikunjungi.
Belakangan ini, Lackey menyatakan bahwa negara yang memerlukan pendekatan paranoid ini tidak hanya Rusia dan China, tetapi juga Amerika Serikat. Hal ini terutama berlaku bagi orang-orang yang memiliki paspor asing, yang mungkin mengalami pemeriksaan ketat dan tidak terduga oleh Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP). "Semua ini berlaku untuk Amerika lebih dari sebelumnya," kata Lackey. "Jika saya merasa menjadi target, saya akan mengambil langkah perlindungan yang sama."
Melindungi perangkat digital kita saat bepergian sangat penting, terutama karena semakin banyak negara yang memperketat pengawasan terhadap pengunjung. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang cara menjaga privasi digital saat memasuki AS, Anda dapat melihat panduan yang telah disediakan.
keamanan digital perjalanan Ryan Lackey AS privasi