Tesla, perusahaan mobil listrik yang terkenal, kini menghadapi masalah serius dalam keuangan mereka. Dalam beberapa bulan terakhir, harga saham Tesla anjlok dan penjualan mobilnya juga menurun. Selain itu, ada juga laporan tentang protes dan vandalism yang terjadi di beberapa lokasi mereka.
Sebuah laporan baru-baru ini mengungkapkan adanya kejanggalan dalam laporan arus kas dan pengeluaran modal Tesla selama enam bulan terakhir di tahun 2024. Laporan tersebut menunjukkan bahwa ada uang senilai $1,4 miliar yang tidak dapat dijelaskan.
Selama kuartal ketiga dan keempat tahun 2024, Tesla dilaporkan mengeluarkan $6,3 miliar untuk "pembelian properti dan peralatan, tidak termasuk sewa pembiayaan, neto dari penjualan,” menurut laporan arus kas mereka. Namun, di neraca keuangan perusahaan untuk periode yang sama, nilai bruto dari properti dan peralatan hanya meningkat sebesar $4,9 miliar, menjadi $51 miliar.
Ini berarti ada $1,4 miliar yang, seperti yang dinyatakan oleh Financial Times, "hilang tanpa jejak." Menurut laporan ini, tidak ada penjelasan mengapa uang tersebut tidak dapat ditemukan.
Situasi ini tentu saja menimbulkan banyak pertanyaan di kalangan investor Tesla. Mereka ingin tahu ke mana uang besar tersebut menghilang dan apa yang sebenarnya terjadi di dalam perusahaan ini. Dengan kondisi ini, banyak yang khawatir tentang masa depan Tesla dan apakah perusahaan ini dapat pulih dari masalah yang ada.
Keberlanjutan perusahaan mobil, seperti Tesla, sangat bergantung pada kepercayaan investor. Ketidakpastian yang terjadi saat ini menjadi tantangan besar bagi Elon Musk dan timnya untuk segera menemukan solusi dan memberikan kejelasan kepada para pemegang saham.
Tesla hilang uang keuangan laporan investor