Jakarta, 22 Maret 2025 - Deretan emiten yang dimiliki oleh konglomerat Prajogo Pangestu di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan melakukan pembelian kembali saham yang dikenal dengan istilah buyback. Rencana ini akan dimulai pada pekan depan, tepatnya pada tanggal 24 Maret 2025, dan akan dilakukan tanpa melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Salah satu emiten petrokimia yang dimiliki Prajogo adalah PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA). Perusahaan ini telah mengumumkan rencana untuk melakukan buyback sekitar 250 juta saham. Jumlah ini setara dengan 0,29 persen dari total saham yang diterbitkan oleh perusahaan tersebut.
Selain TPIA, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) juga berencana untuk melakukan buyback saham. Dana yang disiapkan untuk aksi ini mencapai Rp2 triliun. Jumlah tersebut sudah termasuk biaya transaksi, komisi broker, serta biaya lain yang berkaitan dengan transaksi buyback.
Selanjutnya, perusahaan lain yang juga akan melakukan buyback adalah PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). Perusahaan yang bergerak di bidang energi ini berencana membeli kembali 0,556 persen dari total saham yang tercatat.
Aksi buyback ini menunjukkan kepercayaan Prajogo Pangestu terhadap kinerja perusahaan-perusahaan yang ia miliki. Pembelian kembali saham menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan nilai saham di pasar.
Para investor dan pemegang saham akan memperhatikan perkembangan ini, karena buyback saham seringkali dapat memberikan sinyal positif di pasar saham.
Untuk informasi lebih lanjut, pembaca dapat mengakses berita lengkap di sumber berita terpercaya.
Foto: MNC Media
buyback saham Prajogo Pangestu Bursa Efek Indonesia TPIA BREN CUAN