KANTOR PBNU, JAKARTA – Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (PP Muslimat NU) melaksanakan pertemuan penting dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, pada hari Kamis, 20 Maret 2025. Pertemuan ini diadakan di Kantor PBNU yang terletak di Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, PP Muslimat NU menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan terbaru. SK ini menjadi bukti legalitas dan pengesahan struktur organisasi yang baru, yang diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi anggota Muslimat NU dalam menjalankan tugas dan fungsi mereka.
Selain itu, dalam kesempatan itu, jajaran kepemimpinan PP Muslimat NU juga mendapatkan arahan langsung dari Gus Yahya. Beliau menekankan pentingnya peran Muslimat NU dalam memperkuat posisi perempuan di berbagai bidang, termasuk dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan sosial.
"Perempuan memiliki peran yang sangat strategis dalam masyarakat. Oleh karena itu, Muslimat NU harus aktif dalam memberikan kontribusi positif di bidang pendidikan dan sosial," kata Gus Yahya.
Arahannya tersebut diharapkan dapat mendorong anggota Muslimat NU untuk lebih berperan aktif dalam kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, serta memperkuat hubungan antaranggota dalam organisasi.
Pertemuan ini menandakan komitmen PP Muslimat NU untuk terus berkontribusi dalam kemajuan umat dan memperjuangkan hak-hak perempuan di Indonesia.
PP Muslimat NU Gus Yahya PBNU kepengurusan perempuan