Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) yang dipimpin oleh Elon Musk telah menghabiskan enam minggu pertama di bawah pemerintahan Trump dengan melakukan perubahan besar dalam struktur pemerintah federal. Mereka berpindah dari satu lembaga ke lembaga lainnya, mengakses data sensitif dan sistem pembayaran, dengan alasan untuk mengaudit pemerintah dan mencegah penipuan, pemborosan, dan penyalahgunaan.
DOGE bahkan telah memposting beberapa "temuan" mereka di situs web mereka, namun banyak dari temuan tersebut ternyata adalah kesalahan. Dua auditor federal berpengalaman yang telah bekerja dalam audit keuangan dan teknis untuk pemerintah mengatakan bahwa tindakan DOGE sangat berbeda dari proses audit yang sebenarnya. Keduanya meminta untuk tidak disebutkan namanya karena tidak diizinkan berbicara kepada pers.
Salah satu auditor menyatakan, “Sebenarnya, membandingkan audit yang nyata dengan apa yang dilakukan DOGE, tidak ada perbandingannya. Tidak ada dari mereka yang merupakan auditor.”
Menurut para auditor, terdapat lima fase umum dalam Standar Audit Pemerintah yang Diterima Secara Umum (GAGAS), yaitu perencanaan, pengumpulan bukti, evaluasi, pelaporan, dan tindak lanjut. Sebuah audit bahkan untuk satu proyek atau bagian dari lembaga dapat memakan waktu antara enam hingga delapan belas bulan.
Oleh karena itu, para auditor menjelaskan bahwa tidak mungkin bagi DOGE untuk melakukan apa yang mereka klaim secara cepat dan tetap melakukannya dengan baik. “Mereka akan berakhir dengan biaya yang lebih tinggi dalam beberapa cara, baik itu waktu, ketidaknyamanan, atau uang,” kata auditor kedua.
Dengan kritik yang terus berdatangan, masa depan DOGE dan metode audit mereka menjadi sorotan publik. Apakah mereka benar-benar dapat mencapai tujuan efisiensi yang mereka janjikan, atau justru membawa lebih banyak masalah bagi pemerintah?
DOGE Elon Musk audit pemerintah kritik efisiensi