Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Presiden Prabowo Panggil Menteri Terkait Penurunan IHSG

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu sore. Para menteri yang dipanggil adalah Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan. Pemanggilan ini dilakukan setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan yang signifikan, sehingga Bursa Efek Indonesia (BEI) memberlakukan trading halt pada perdagangan hari Selasa, 18 Maret.

Airlangga Hartarto yang tiba lebih dulu di Istana, menjawab singkat pertanyaan dari media. Ia hanya mengatakan, "Ini kan ada DEN, kita mendengarkan DEN." Jawaban ini menunjukkan bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk mendengar masukan dari Dewan Ekonomi Nasional.

Menteri Keuangan Sri Mulyani tiba tak lama setelah Airlangga. Namun, ia tidak memberikan keterangan apapun kepada media dan hanya tersenyum. Hal yang sama juga terjadi pada Luhut Binsar Pandjaitan, yang tidak memberikan komentar terkait agenda rapat. "Nanti selesai rapat. Selesai ini ya," ujarnya singkat.

Bursa Efek Indonesia melakukan trading halt pada pukul 11:19:31 WIB akibat penurunan IHSG yang mencapai lebih dari 5 persen. Pada penutupan perdagangan sesi I di hari Selasa, IHSG tercatat melemah 395,87 poin atau 6,12 persen, berada di posisi 6.076,08. Indeks LQ45 juga mengalami penurunan, dengan catatan turun 38,27 poin atau 5,25 persen ke posisi 691,08.

Pada penutupan perdagangan Selasa sore, IHSG kembali mencatatkan pelemahan sebesar 248,56 poin atau 3,84 persen ke posisi 6.223,39, sementara indeks LQ45 turun 20,34 poin atau 2,79 persen ke posisi 709,01. Penurunan tajam ini menunjukkan kondisi pasar saham yang cukup memprihatinkan dan menjadi perhatian utama pemerintah.

library_books Antara Sumbar