Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Rachmat Pambudy, menyatakan bahwa Indonesia saat ini berada di ambang kesempatan terakhir untuk keluar dari perangkap pendapatan menengah atau yang dikenal dengan istilah middle income trap. Hal ini disampaikan Rachmat seiring dengan prediksi bahwa Indonesia akan mengalami puncak bonus demografi.
Bonus demografi adalah kondisi di mana jumlah penduduk usia produktif, yaitu mereka yang berusia antara 15 hingga 64 tahun, lebih banyak dibandingkan dengan jumlah penduduk yang tidak produktif. Ini adalah waktu yang sangat penting bagi Indonesia untuk meningkatkan pertumbuhan ekonominya.
Namun, meskipun Indonesia menuju puncak bonus demografi, perekonomian negara ini masih menghadapi banyak tantangan. Salah satu tantangan terbesar adalah sektor ketenagakerjaan. Laporan terbaru dari Bank Dunia pada tahun 2023 menunjukkan bahwa tingkat pengangguran di kalangan usia produktif di Indonesia mencapai 12,5%. Angka ini adalah yang tertinggi di kawasan ASEAN.
Rachmat Pambudy mengingatkan bahwa untuk memanfaatkan bonus demografi dengan baik, Indonesia harus mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. "Jika kita tidak mampu mencapai pertumbuhan yang berkualitas, maka ekonomi kita akan stagnan atau tidak berkembang," tegasnya.
Dalam rangka membahas lebih lanjut mengenai isu ini, masyarakat dapat menyaksikan program Market Review yang dipandu oleh Prasetyo Wibowo. Acara ini akan ditayangkan pada hari Senin, 17 Maret 2025, pukul 21.30 hingga 22.00 WIB. Siaran ini dapat disaksikan secara langsung di IDX Channel yang tersedia di beberapa saluran televisi, seperti MNC VISION, MNC PLAY, INDI HOME, dan lainnya. Selain itu, penonton juga dapat mengikuti siaran streaming melalui website resmi dan aplikasi IDX Channel TV.
Indonesia bonus demografi ekonomi pengangguran Bappenas