Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Pembelajaran Kecerdasan Buatan Dimulai di Kelas 5 SD

Jakarta (ANTARA) - Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Ma'ruf El Rumi, mengumumkan bahwa pembelajaran mengenai kecerdasan buatan atau AI, serta coding, akan dimulai untuk siswa kelas 5 SD. Pengumuman ini disampaikan pada hari Senin di Antara Heritage Center (AHC) Jakarta.

Ma'ruf El Rumi menjelaskan bahwa pembelajaran ini akan dimulai pada tahun ajaran baru mendatang. Meskipun begitu, materi tentang AI dan coding ini masih bersifat opsional dan belum menjadi mata pelajaran wajib bagi siswa. Hal ini dilakukan sebagai langkah untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat.

"Mulai kelas 5, dan akan dimulai pada tahun ajaran baru, tetapi itu sifatnya masih opsional dan belum menjadi mata pelajaran wajib. Ini juga dalam rangka adaptasi dengan teknologi, karena mau tidak mau sekarang ini mereka (para siswa) sudah tidak bisa dilepaskan dengan AI," kata Ma'ruf.

Kecerdasan buatan adalah teknologi yang memungkinkan komputer dan mesin untuk meniru perilaku manusia. Di era digital saat ini, pemahaman tentang AI dan coding menjadi sangat penting. Dengan mulai dikenalkan di tingkat dasar, diharapkan siswa akan memiliki kemampuan dan pengetahuan yang lebih baik dalam menghadapi tantangan teknologi di masa depan.

Inisiatif ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya dalam bidang teknologi. Dengan memperkenalkan topik-topik baru seperti AI dan coding, diharapkan siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga dapat mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Diharapkan, dengan adanya program ini, para siswa akan lebih siap menghadapi dunia yang semakin dipengaruhi oleh teknologi dan mampu berinovasi di bidang yang mereka minati.

library_books Antara Gto