Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Investor Silicon Valley Promosikan Nilai Moral dalam Industri Teknologi

Sejumlah investor dan pendiri terkenal di Silicon Valley baru-baru ini menggelar acara di San Francisco untuk mempromosikan visi moral baru dalam industri teknologi. Mereka ingin agar pilihan pekerjaan dan keputusan lainnya dipandu oleh nilai-nilai Kristen dan kerangka budaya Barat, bukan hanya untuk mengejar kekayaan.

Acara tersebut berlangsung di sebuah gereja yang telah diubah fungsinya dan dihadiri oleh sekitar 200 orang, termasuk Garry Tan, CEO Y Combinator. Salah satu pembicara, Trae Stephens, yang merupakan salah satu pendiri perusahaan kontraktor pertahanan Anduril dan mitra di perusahaan modal ventura Founders Fund yang dipimpin oleh Peter Thiel, menjelaskan bahwa ide ini adalah tentang mengejar "pencarian yang baik" atau karier yang dapat membuat masa depan lebih baik. Ia menambahkan bahwa konsep ini memiliki dasar teologis.

Stephens, yang bercanda mengatakan, "Saya benar-benar seorang dealer senjata," membuat hadirin tertawa. Ia kemudian melanjutkan, "Saya tidak berpikir kalian semua harus menjadi dealer senjata, tetapi itu adalah panggilan yang cukup unik." Pernyataan ini menunjukkan betapa beragamnya pilihan karir yang bisa diambil dalam hidup.

Diskusi yang berlangsung selama satu jam ini merupakan bagian dari serangkaian pertemuan berbayar yang diorganisir oleh ACTS 17 Collective, sebuah organisasi nirlaba yang didirikan tahun lalu oleh istri Stephens, Michelle Stephens, yang juga seorang eksekutif di perusahaan startup kesehatan.

Menurut Michelle, banyak pekerja teknologi yang percaya pada ukuran kesuksesan yang sewenang-wenang, seperti uang dan kekuasaan. Hal ini membuat beberapa dari mereka merasa kosong dan putus asa. Ia ingin mereka percaya bahwa "kesuksesan dapat didefinisikan sebagai mencintai Tuhan, diri sendiri, dan orang lain."

Inisiatif ini menunjukkan bahwa ada perubahan cara pandang dalam dunia teknologi yang sering kali terfokus pada keuntungan material. Dengan mengedepankan nilai-nilai moral, diharapkan para pekerja dapat menemukan makna dan tujuan dalam karier mereka.

library_books Wired