Yogyakarta, 12 Maret 2025 - Seorang remaja yang memiliki disabilitas sensorik berusia 17 tahun nekat membakar tiga gerbong kereta api yang sedang terparkir di jalur stabling timur Stasiun Tugu, Yogyakarta. Peristiwa ini terjadi pada pukul 06.44 WIB dan mengejutkan banyak orang yang berada di sekitar stasiun.
Kepala Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda DIY, Kombes FX Endriadi, mengungkapkan bahwa pelaku berinisial M adalah warga Jakarta. M diketahui memiliki masalah dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang sudah terjadi sebanyak sembilan kali sebelumnya. Masalah ini yang diduga menjadi motif tindakan nekatnya.
“Berdasarkan keterangan yang kami minta, yang bersangkutan sakit hati dengan KAI karena pernah bermasalah dengan KAI sebanyak 9 kali,” kata Endriadi saat konferensi pers.
Tindakan M ini menimbulkan kerugian yang cukup besar. Selain mengakibatkan kerusakan pada gerbong-gerbong kereta, peristiwa tersebut juga mengganggu jadwal perjalanan kereta api di stasiun tersebut. Beberapa penumpang yang seharusnya berangkat menjadi terlambat dan harus menunggu lebih lama dari yang dijadwalkan.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini. Mereka juga akan melakukan pemeriksaan terhadap M dan orang-orang yang mungkin terlibat dalam kejadian tersebut. Kombes FX Endriadi menegaskan bahwa tindakan seperti ini tidak bisa ditoleransi dan akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.
Peristiwa ini menjadi perhatian banyak pihak, terutama bagi PT KAI dan masyarakat yang menggunakan jasa kereta api. Diharapkan, kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Pihak kepolisian dan PT KAI akan bekerja sama untuk menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang.
Dengan adanya kejadian ini, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dan melaporkan jika melihat tindakan yang mencurigakan di sekitar mereka. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga keselamatan dan keamanan bersama.
remaja disabilitas bakar gerbong kereta Yogyakarta PT KAI