Boeing, perusahaan pesawat terbang terkemuka, sedang menghadapi serangkaian tantangan besar setelah beberapa kecelakaan tragis yang melibatkan pesawat model Max. Pada tahun 2018, sebuah pesawat Boeing Max jatuh ke laut, diikuti oleh kecelakaan lain yang menimpa pesawat yang sama beberapa bulan kemudian, yang mengakibatkan banyak korban jiwa. Total 346 orang kehilangan nyawa dalam kecelakaan ini, yang mengarah pada penyelidikan mengenai kesalahan desain dan tuduhan kriminal terhadap perusahaan.
Setelah kekacauan ini, Boeing kembali menjadi sorotan publik ketika sebuah pintu pesawat Alaska Airlines terbuka saat penerbangan di atas Portland, Oregon, dan penumpang berhasil merekam kejadian tersebut. Perusahaan ini terus dikritik oleh banyak pihak, termasuk tokoh-tokoh publik dan jurnalis. Suatu saat, seorang whistleblower Boeing bahkan mengambil nyawanya sendiri dengan meninggalkan catatan yang penuh kata-kata kasar tentang manajemen perusahaan. Tragisnya, seorang whistleblower dari pemasok Boeing juga meninggal dunia, yang memicu berbagai spekulasi di masyarakat.
Ed Pierson, seorang manajer senior di pabrik Max dekat Seattle, menjadi salah satu suara yang paling vokal dalam mengkritik perusahaan. Pierson telah berbicara tentang kegagalan Boeing di berbagai stasiun televisi seperti CNN, Fox, dan CNBC. Dia juga telah memberikan kesaksian di depan Kongres sebanyak dua kali dan berdiskusi dengan staf kongres. Menurut mantan staf kongres, "Percakapan dengan Ed tidak pernah singkat."
Pierson terus aktif menyuarakan keprihatinannya melalui podcast dan situs web pribadinya, EdPierson.com. Saat ini, lebih dari 1.700 pesawat Max masih terbang di seluruh dunia, sementara Pierson terus memonitor laporan kerusakan dari maskapai. Dia khawatir dengan situasi yang dihadapi Boeing saat ini.
Boeing kini berada di ambang keputusan penting di tahun 2025. Perusahaan ini harus berusaha bangkit di bawah kepemimpinan CEO baru mereka, atau sebaliknya, menghadapi kehancuran yang lebih dalam. Pierson berkomitmen untuk terus berbicara dan mengingatkan orang-orang tentang pentingnya keselamatan penerbangan.
"Bagi saya, ini selalu tentang tidak membiarkan mereka menutup mulut saya," ungkap Pierson.
Boeing kecelakaan pesawat Ed Pierson FAA NTSB