James Harrison, seorang pria asal Australia yang dikenal sebagai "Pahlawan Plasma", meninggal dunia pada usia 88 tahun. Keluarganya mengumumkan bahwa Harrison wafat pada tanggal 17 Februari di sebuah panti jompo di New South Wales.
Harrison dikenal luas karena satu prestasi luar biasa: melalui donasi plasma darahnya, ia berhasil menyelamatkan hidup 2,4 juta bayi. Hal ini diungkapkan oleh Lifeblood, lembaga yang bertanggung jawab atas pengumpulan dan distribusi produk darah di Australia.
Menurut cucunya, Jarrod Mellowship, Harrison melakukan semua ini bukan untuk mencari perhatian. "Dia melakukannya karena alasan yang benar. Dia sangat rendah hati, meskipun dia juga suka mendapatkan perhatian. Tapi dia tidak pernah melakukannya untuk itu," kata Mellowship. Pada tahun 2005, Harrison menerima penghargaan dari Guinness Book of Records sebagai orang yang paling banyak menyumbangkan plasma darah di dunia, meskipun rekor ini kemudian dipecahkan pada tahun 2022 oleh seorang pria Amerika bernama Brett Cooper.
Stephen Cornelissen, direktur Lifeblood, menyebut Harrison sebagai sosok yang luar biasa, penuh kebaikan dan kemurahan hati. "James percaya bahwa donasinya tidak lebih penting daripada donasi orang lain, dan bahwa setiap orang memiliki kemampuan untuk menjadi luar biasa seperti dirinya," jelas Cornelissen.
Harrison juga memiliki hubungan pribadi dengan donasi plasma. Cucu laki-lakinya menceritakan bahwa ibunya, Tracey Mellowship, menerima perawatan dengan antibodi Anti-D berkat donasi plasma Harrison saat ia dan saudaranya, Scott, lahir. Bahkan, istri Jarrod, Rebecca, juga mendapatkan perawatan yang sama. Penemuan manfaat dari Anti-D dalam mengatasi penyakit hemolisis pada bayi baru lahir baru ditemukan pada tahun 1960-an.
Harrison dipercaya mengembangkan kadar Anti-D yang tinggi dalam tubuhnya setelah menerima transfusi darah saat menjalani operasi besar pada usia 14 tahun. "Setelah operasi, ayahnya, Reg, berkata kepada kakek saya bahwa dia masih hidup karena orang-orang yang mendonorkan darah," ujar Jarrod Mellowship. "Sejak hari dia berusia 18 tahun, dia mulai mendonorkan plasma."
Harrison akan selalu dikenang sebagai sosok yang telah memberikan harapan dan kehidupan bagi banyak bayi di seluruh dunia. Kebaikannya dan dedikasinya dalam mendonorkan plasma darah akan menjadi inspirasi bagi banyak orang.
James Harrison donor plasma meninggal Australia bayi