Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Menteri Kesehatan AS Serukan Vaksinasi Masern di Tengah Wabah

Washington D.C. - Menteri Kesehatan Amerika Serikat, Robert F. Kennedy Jr., telah menyerukan masyarakat untuk melakukan vaksinasi masernya menyusul terjadinya wabah masern yang besar di negara bagian Texas. Dalam sebuah artikel opini yang diterbitkan oleh Fox News, Kennedy menyatakan bahwa ia merasa "sangat prihatin" dengan meningkatnya kasus masern di AS.

Pada bulan Februari lalu, Texas mencatatkan kematian pertama akibat masern dalam sepuluh tahun terakhir. Seorang anak sekolah yang tidak divaksinasi meninggal setelah dirawat di rumah sakit karena terinfeksi virus masern. Sejak awal tahun 2025, lebih dari 160 kasus masern telah dilaporkan di seluruh Amerika Serikat, dan mayoritas dari mereka adalah anak-anak yang belum mendapatkan vaksin.

Menurut Kennedy, lembaga kesehatan federal dan CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit) telah diminta untuk memberikan dukungan kepada pihak berwenang di Texas. Ia menekankan pentingnya kesehatan masyarakat dan komunitas untuk memastikan bahwa informasi yang akurat mengenai keamanan dan efektivitas vaksin disebarluaskan. "Vaksin harus mudah diakses bagi semua orang yang membutuhkannya," tambahnya. Namun, ia juga mengingatkan bahwa keputusan untuk divaksinasi adalah pilihan pribadi.

Robert F. Kennedy Jr. sebelumnya dikenal sebagai pemimpin organisasi lobi "Children's Health Defense" yang sering menyebarkan informasi salah mengenai vaksin. Ia bahkan pernah mengajukan gugatan untuk mencoba membatalkan izin vaksin COVID-19 pada tahun 2021. Dalam beberapa kesempatan, ia menyatakan, "Tidak ada vaksin yang aman dan efektif!"

Masern adalah penyakit virus yang sangat menular dan dapat menyebabkan kematian atau kerusakan permanen pada kesehatan. Meski demikian, tingkat vaksinasi anak-anak prasekolah di AS mengalami penurunan dari 95 persen pada tahun 2019 menjadi kurang dari 93 persen pada tahun 2023. Di beberapa daerah, angka vaksinasi bahkan jauh lebih rendah.

Wabah masern ini mengingatkan kita akan pentingnya vaksinasi untuk melindungi diri sendiri dan orang di sekitar kita.

library_books Tagesschau