Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Lebih dari 600 Tahanan Palestina Dibebaskan dari Penjara Israel

Lebih dari 600 tahanan Palestina dibebaskan dari penjara Israel pada hari Kamis lalu. Pembebasan ini merupakan bagian dari kesepakatan pertukaran tawanan antara Israel dan Hamas, serta kesepakatan gencatan senjata yang telah disepakati. Menurut data dari Lembaga Penjara Palestina (PPS) dan Komisi Urusan Tahanan, pembebasan ini merupakan tahap akhir dari fase pertama kesepakatan yang awalnya dijadwalkan pada hari Sabtu.

Sekitar 450 tahanan yang dibebaskan dikirim ke Jalur Gaza, dan beberapa diantaranya terlihat membutuhkan perawatan medis segera saat tiba. Di antara mereka yang dibebaskan, terdapat lebih dari 15 tahanan yang menjalani hukuman seumur hidup atau hukuman panjang, termasuk 40 tahanan yang dibebaskan ke Tepi Barat.

Beberapa tahanan yang dijatuhi hukuman seumur hidup juga diasingkan sebagai bagian dari kelompok 97 orang yang dikirim ke Mesir. Di antara mereka adalah Nael al-Barghouti, yang dikenal sebagai tahanan politik terlama di dunia.

Pembebasan tahanan ini terjadi bersamaan dengan penyerahan empat jenazah tawanan Israel kepada Palang Merah oleh Hamas. Meskipun banyak yang merasa bahagia di Tepi Barat yang diduduki dan Gaza, banyak tahanan yang baru dibebaskan menunjukkan tanda-tanda tekanan emosional, penyiksaan, kelaparan, dan pengabaian medis selama mereka ditahan di penjara dan pusat penahanan yang dikelola Israel.

Belakangan ini, banyak laporan mengenai penyiksaan yang terjadi di fasilitas penahanan sipil dan militer di Israel. Setidaknya 60 warga Palestina dilaporkan meninggal akibat penyiksaan sejak 7 Oktober 2023, di mana 39 di antaranya berasal dari Gaza.

Pertukaran yang terjadi pada hari Kamis menandai akhir dari pertukaran yang disepakati antara Israel dan Hamas sebagai bagian dari fase pertama kesepakatan gencatan senjata, yang dijadwalkan berakhir pada hari Sabtu. Diskusi mengenai fase kedua, yang melibatkan pembebasan lebih banyak tawanan Palestina dan Israel, telah dijadwalkan awal bulan ini, namun sejauh ini belum ada kemajuan yang berarti.

library_books Middleeasteye