Apple, perusahaan teknologi yang terkenal dengan produk iPhone, mengumumkan rencana besar untuk berinvestasi lebih dari USD 500 miliar, yang setara dengan sekitar Rp 8.100 triliun, di Amerika Serikat dalam waktu empat tahun ke depan. Rencana ini diumumkan pada hari Selasa, 25 Februari 2025, dan menjadi sorotan publik.
Selain investasi yang sangat besar, Apple juga berencana untuk merekrut 20 ribu pekerja baru di seluruh Amerika Serikat. Ini merupakan langkah positif yang diharapkan dapat membantu membuka lapangan pekerjaan baru bagi banyak orang.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan komentar mengenai rencana investasi ini. Dalam unggahannya di media sosial Truth Social, Trump mengatakan, "Mereka yakin dengan apa yang kami lakukan. Tanpanya, mereka tidak akan berinvestasi satu sen pun." Pernyataan ini menunjukkan keyakinan Trump terhadap keputusan Apple untuk berinvestasi di negara tersebut.
Pengumuman ini datang setelah pertemuan antara Trump dan CEO Apple, Tim Cook, yang berlangsung di Gedung Putih beberapa hari sebelumnya. Pertemuan ini dipandang sebagai momen penting untuk membahas kerjasama antara pemerintah dan perusahaan teknologi besar seperti Apple.
Investasi besar dari Apple diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi perekonomian AS. Dengan adanya rencana ini, Apple berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lebih banyak kesempatan kerja.
Dengan langkah ini, Apple tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga berupaya untuk berkontribusi terhadap perkembangan masyarakat dan ekonomi di negara di mana mereka beroperasi.
Rencana ini tentu saja akan menjadi perhatian banyak pihak, baik di dalam negeri maupun internasional, mengenai bagaimana investasi ini akan diimplementasikan dan dampak yang akan ditimbulkannya di masa depan.
Apple investasi Amerika Serikat Tim Cook Donald Trump