Gisèle Pelicot, seorang wanita asal Prancis, baru saja dinyatakan sebagai salah satu "Wanita Terbaik Tahun 2025" oleh majalah Time. Pemilihan ini diberikan untuk menghargai keberaniannya dalam menghadapi kasus pelecehan yang dialaminya.
Pelicot menjadi ikon feminis setelah ia memutuskan untuk melepaskan hak anonimitasnya dan setuju untuk mengikuti persidangan secara publik. Dalam kasus ini, ia menggugat mantan suaminya dan 50 terdakwa lainnya. Pelicot berjuang dalam persidangan dengan semangat bahwa "rasa malu harus berpindah sisi". Ia pernah mengatakan di hadapan pengadilan, "Saya katakan ini bukan keberanian. Ini adalah kemauan dan tekad untuk mengubah masyarakat."
Majalah Time menggambarkan Pelicot sebagai "wanita biasa yang melakukan hal-hal luar biasa di tengah tragedi pribadi". Hal ini menunjukkan betapa besar pengaruh dan keberaniannya dalam menghadapi masalah yang sangat serius.
Mantan suami Pelicot, Dominique Pelicot, telah melakukan tindakan kejam dengan memberikan obat kepada Gisèle selama bertahun-tahun dan menjualnya untuk pelecehan di internet. Akhir dari persidangan ini adalah hukuman penjara bagi semua terdakwa yang terlibat.
Gisèle Pelicot berbagi gelar Wanita Terbaik dengan 12 wanita lainnya, termasuk aktris terkenal Nicole Kidman, pesenam Jordan Chiles, dan pemain basket A'ja Wilson. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas perjuangan dan pencapaian para wanita hebat dalam berbagai bidang.
Dengan keberaniannya, Gisèle Pelicot telah menginspirasi banyak orang untuk berbicara tentang isu-isu yang sering kali dianggap tabu dan mendorong perubahan positif dalam masyarakat.
Gisèle Pelicot Wanita Terbaik Time 2025 feminis kasus pelecehan