Bundesbank, bank sentral Jerman, melaporkan bahwa tahun lalu mereka berhasil menarik lebih banyak uang palsu dari peredaran. Total terdapat 72.400 uang palsu yang terdaftar, meningkat 28 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun jumlah uang palsu yang ditarik meningkat, kerugian yang ditimbulkan justru menurun sebesar 12 persen, menjadi 4,5 juta Euro.
Burkhard Balz, anggota dewan Bundesbank, menjelaskan bahwa penurunan kerugian ini disebabkan oleh fakta bahwa para pelaku kejahatan kembali menggunakan uang palsu dengan nilai nominal lebih rendah. Uang palsu yang beredar saat ini sebagian besar mudah dikenali oleh masyarakat.
Banyak dari uang palsu yang ditemukan adalah replika yang digunakan sebagai uang mainan atau properti film. Uang palsu ini tampak asli pada pandangan pertama, sehingga sering kali dimanfaatkan oleh para penipu. Di Jerman, hampir 17 persen dari seluruh uang palsu yang disita memiliki tulisan "MovieMoney" atau "Prop copy". Beberapa uang palsu bahkan dimodifikasi dengan menutupi tulisan tersebut dan menggantinya dengan tiruan tanda tangan.
Bundesbank memperingatkan bahwa tidak ada penggantian untuk uang palsu. Mereka menyarankan masyarakat untuk memeriksa uang kertas secara mandiri dengan cara "Meraba-Melihat-Miring". Uang kertas yang asli memiliki tekstur yang "kekar dan kuat"; di bagian depan, bagian dari gambar cetakan dapat dirasakan sebagai relief. Tanda air dapat terlihat sebagai bayangan saat uang kertas diterawang terhadap cahaya. Dan saat uang kertas dimiringkan, warna pada angka zamrud di sudut kiri bawah akan berubah. Untuk uang kertas 100 dan 200 Euro, angka zamrud juga menampilkan beberapa simbol Euro yang warnanya berubah saat dimiringkan.
Dengan demikian, penting bagi setiap orang untuk lebih waspada dan memeriksa uang kertas yang mereka terima agar tidak menjadi korban penipuan uang palsu.
uang palsu Bundesbank Jerman kerugian penarikan