Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Empat Jenazah Sandera Dikirim ke Israel dari Gaza

Pada hari Kamis, militer Israel mengumumkan bahwa sebuah konvoi yang membawa jenazah dari empat sandera telah memasuki wilayah Israel dari Gaza. Dalam pernyataan yang dikeluarkan, angkatan bersenjata Israel (IDF) dan Badan Keamanan Israel (ISA) menyampaikan bahwa mereka telah membawa jenazah tersebut melintasi perbatasan dan saat ini sedang dibawa ke Institut Kedokteran Forensik Nasional untuk proses identifikasi.

Keempat jenazah tersebut dimuat oleh pejuang Palestina ke dalam kendaraan Palang Merah Internasional (ICRC) di Khan Younis, yang terletak di selatan Gaza. Untuk menjaga privasi, ICRC telah memasang kanvas putih untuk menghalangi pandangan kerumunan saat jenazah dimuat ke dalam kendaraan.

Sebelum penyerahan jenazah, keempat peti mati hitam tersebut dipajang di atas panggung, masing-masing dilengkapi dengan foto sandera yang terdiri dari Shiri Bibas, dua putranya Kfir dan Ariel, serta satu sandera keempat, Oded Lifshitz.

Hamas, kelompok yang menguasai Gaza, mengklaim bahwa al-Qassam dan kelompok lainnya telah melakukan segala upaya untuk melindungi para sandera. Namun, mereka menyatakan bahwa kampanye pengeboman Israel di Jalur Gaza menghalangi upaya penyelamatan semua sandera tersebut. Menurut laporan dari Al Jazeera Arabic, Hamas mengatakan, "Kepada keluarga Bibas dan Lifshitz: Kami lebih memilih agar anak-anak kalian kembali hidup, tetapi pemimpin kalian memilih untuk membunuh mereka bersama 17.881 anak Palestina lainnya."

Hamas juga menyalahkan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, karena mencoba menghindar dari tanggung jawab atas kematian para sandera.

library_books Middleeasteye