Maria Callas, yang dikenal sebagai ‘La Divina’, adalah salah satu penyanyi opera terhebat sepanjang masa. Meskipun telah tiada sejak 1977, suaranya dan jejaknya masih terasa di seluruh Paris. Banyak orang yang ingin mengikuti jejaknya dan mengunjungi tempat-tempat yang pernah menjadi favoritnya.
Selama 17 tahun sebelum meninggal, Callas menjadi ikon di kalangan masyarakat kelas atas Paris. Menurut Chris Cotonou, seorang penulis, “Semua orang bertanya tentang Maria Callas,” ungkap seorang pelayan di restoran Maxim’s. “Orang-orang masih mencoba duduk di meja favoritnya untuk merasa lebih dekat dengan dirinya.”
Maxim’s adalah restoran favorit Callas, tempat di mana ia sering berkumpul dengan orang-orang terkenal. Di sana, Callas menjadi tuan rumah bagi kalangan atas Paris, banyak di antaranya adalah teman dekatnya seperti keluarga Rothschild, Liliane Bettencourt, dan Maggie Van Zuylen.
Saat ini, sebuah film biografi tentang Maria Callas kembali membawa namanya ke sorotan. Film ini mengisahkan kehidupan Callas di Paris, termasuk tempat-tempat di mana ia tinggal, berbelanja, makan, dan berpesta.
Beberapa tempat yang dikenal sebagai jejak Callas di Paris antara lain:
- Restoran Maxim’s: Tempat di mana Callas sering makan dan bertemu dengan teman-temannya.
- Avenue Georges Mandel: Lokasi apartemen Callas yang sering menjadi tempatnya beristirahat dari sorotan paparazzi.
- Palais Garnier: Tempat di mana Callas tampil dalam opera, termasuk dalam perannya yang terkenal dalam ‘Norma’.
Maria Callas bukan hanya seorang penyanyi, tetapi juga simbol dari kecintaan terhadap seni dan budaya. Jejaknya di Paris mengingatkan kita akan keindahan opera serta kehidupan glamor di kota tersebut. Hingga saat ini, banyak penggemar dan wisatawan yang terus mencari tahu lebih banyak tentangnya.
Dengan kehadiran film baru yang menggambarkan hidupnya, Maria Callas tetap hidup dalam ingatan banyak orang, terutama di kota yang sangat dicintainya, Paris.
Maria Callas opera Paris sejarah budaya