Seorang pria berusia 62 tahun berhasil diselamatkan oleh dokter di Moskow setelah mengalami henti jantung sebanyak 25 kali dalam waktu 24 jam. Informasi ini disampaikan oleh Wakil Walikota Moskow, Aнастасия Ракова.
Pria tersebut dilarikan ke Rumah Sakit Klinis Kota V.M. Buyanova, di mana para dokter segera melakukan tindakan medis yang diperlukan. Dalam kasus yang sangat langka dan kritis ini, tim medis menggunakan metode operasi yang inovatif. Metode ini melibatkan penghancuran area aritmia di jantung dengan memanfaatkan energi panas dari arus listrik.
Aritmia adalah kondisi di mana detak jantung tidak teratur, yang bisa berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat. Untuk menjaga kondisi vital pasien selama operasi, para dokter menggunakan alat bernama ECMO (Extracorporeal Membrane Oxygenation), yang berfungsi untuk mendukung fungsi jantung dan paru-paru saat organ tersebut tidak mampu bekerja dengan baik.
Prosedur ini menjadi sangat penting karena setiap kali jantung berhenti, risiko kerusakan otak dan organ lainnya meningkat. Dengan keberanian dan keterampilan tim medis, pasien berhasil keluar dari situasi yang sangat berbahaya.
Kisah ini menjadi contoh nyata dari kemajuan dalam dunia medis, terutama dalam penanganan kondisi jantung yang kompleks. Para tenaga medis di Moskow menunjukkan dedikasi dan keahlian tinggi dalam menyelamatkan nyawa pasien, dan harapan untuk pemulihan pasien pun semakin meningkat.
Kesehatan jantung adalah hal yang sangat penting, dan kejadian ini mengingatkan kita akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dan penanganan medis yang cepat. Semoga pasien dapat segera pulih dan kembali beraktivitas normal.
dokter Moskow pasien henti jantung aritmia operasi jantung