Judul: Kritik Terhadap Pendapat tentang Israel dan Gaza dalam Buku Baru
Tanggal: 16 Februari 2025
Pada 7 Oktober 2023, serangan yang dipimpin Hamas terhadap Israel memicu reaksi hebat dari negara tersebut. Israel memulai proyek besar-besaran untuk menghancurkan wilayah Gaza. Melalui serangan yang tidak pandang bulu dan terarah pada rumah, rumah sakit, dan kamp pengungsi, banyak bagian Jalur Gaza hancur berantakan.
Dalam buku barunya berjudul Being Jewish after the Destruction of Gaza: A Reckoning, penulis Peter Beinart mengungkapkan rasa horornya saat menyaksikan kehancuran yang dialami rakyat Palestina. Ia mencatat bahwa banyak orang Yahudi di seluruh dunia memberikan persetujuan terhadap tindakan tersebut.
Menurut perkiraan konservatif, jumlah kematian warga Palestina mencapai hampir 50.000, dengan puluhan ribu lainnya hilang, menjadi yatim piatu, atau terluka. Beinart menyatakan, "Saya telah berjuang dengan cara banyak orang Yahudi - termasuk orang-orang yang saya cintai - membenarkan penghancuran seluruh masyarakat."
Buku ini juga merupakan panggilan bagi rekan-rekan Yahudi untuk mempertimbangkan kembali posisi fanatik mereka terhadap negara yang mereka hargai, yaitu Israel. Pernyataan ini tidak hanya menentukan nada buku yang penuh dengan keraguan, tetapi juga menggerakkan argumen Beinart yang menganggap Zionisme sebagai sesuatu yang sudah pasti, yang mengabaikan oposisi sejarah Yahudi terhadap Zionisme, dan memberikan kredibilitas pada klaim Yahudi atas Palestina.
Beinart berharap, melalui karyanya, masyarakat dapat merenungkan kembali pandangan mereka dan memahami dampak dari konflik yang berkepanjangan ini. Dengan semakin banyaknya suara yang menyoroti tragedi kemanusiaan di Gaza, diharapkan akan ada perubahan dalam cara pandang terhadap situasi ini.
Gaza Israel Peter Beinart buku konflik Palestina