Surabaya, 15 Februari 2025 — Dalam Kongres XVII PP Muslimat NU yang berlangsung pada hari Sabtu, Khofifah Indar Parawansa terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU untuk masa khidmat 2025-2030. Pemilihan ini dilakukan oleh Tim 9 yang terdiri dari ketua pimpinan wilayah dari berbagai daerah.
Tim 9 yang melakukan pemilihan ini mencakup perwakilan dari berbagai provinsi, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Riau, Sumatra Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Barat. Dalam kongres ini, peserta sepakat untuk memberikan kepercayaan kepada Khofifah sebagai pemimpin baru.
Setelah terpilih, Khofifah mengajukan tiga nama kepada peserta kongres untuk dipilih sebagai pendampingnya. Nama-nama tersebut adalah Arifah Choiri Fauzi, Siti Aniroh Slamet Effendy, dan Ulfah Mashfufah. Setelah melalui proses pemilihan, peserta kongres sepakat untuk memilih Arifah Choiri Fauzi sebagai Ketua PP Muslimat NU periode 2025-2030. Arifah saat ini juga menjabat sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Pemilihan ini merupakan bagian dari struktur organisasi baru yang dibentuk berdasarkan hasil koordinasi beberapa hari sebelumnya dalam kongres. Acara ini didampingi oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kongres.
Kongres ini diharapkan dapat membawa arah baru bagi PP Muslimat NU ke depan, dengan semangat baru dan program-program yang lebih baik untuk memberdayakan perempuan dan masyarakat.
Dengan terpilihnya Khofifah dan Arifah, diharapkan organisasi ini dapat lebih berkontribusi dalam pengembangan masyarakat dan memperjuangkan hak-hak perempuan di Indonesia.
Khofifah Indar Parawansa PP Muslimat NU Kongres XVII Arifah Choiri Fauzi