Dalam sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal "Nature Cities", para peneliti mengeksplorasi konsep kota yang ramah bagi pejalan kaki, yang sering disebut sebagai "kota 15 menit". Konsep ini mencakup lingkungan perkotaan di mana semua kebutuhan dasar penduduk dapat dijangkau dalam waktu 15 menit dengan berjalan kaki.
Di dalam kota-kota ini, jalan-jalan permukiman tidak hanya dikelilingi oleh bangunan, tetapi juga dipenuhi dengan berbagai toko, kafe, dan fasilitas umum. Sekolah, museum, dan teater dapat dicapai dengan mudah tanpa perlu menggunakan kendaraan. Hal ini menciptakan lingkungan yang nyaman dan mendukung interaksi sosial antarwarga.
Salah satu aspek penting dari kota yang ramah pejalan kaki adalah keberadaan ruang terbuka hijau yang memberikan kesempatan bagi warga untuk bersantai dan menikmati alam. Ruang-ruang ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat rekreasi, tetapi juga membantu memperbaiki kualitas udara dan meningkatkan kesehatan mental.
Studi yang dilakukan oleh para peneliti di "Nature Cities" ini bertujuan untuk mengidentifikasi kota-kota di dunia yang paling berhasil dalam menciptakan lingkungan seperti ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa kota di seluruh dunia telah berhasil menciptakan ruang yang tidak hanya aman untuk pejalan kaki tetapi juga menyenangkan untuk ditinggali.
Namun, pertanyaannya adalah, kota manakah yang berhasil meraih peringkat teratas dalam kategori ini? Untuk mengetahui kota yang menduduki peringkat pertama, silakan cek informasi lebih lanjut yang tersedia di jurnal tersebut. Ini adalah langkah penting bagi banyak kota untuk menjadi lebih ramah terhadap pejalan kaki, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kualitas hidup warganya.
kota walkable 15-menit studi Nature Cities