Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) baru-baru ini mengeluarkan pernyataan untuk membantah kabar yang beredar bahwa pembangunan IKN telah terhenti. Kabar tersebut menyebutkan bahwa para pekerja akan dipulangkan ke daerah asal mereka karena adanya efisiensi anggaran yang dilakukan.
Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menjelaskan bahwa program pembangunan IKN tahap dua yang berlangsung dari tahun 2025 hingga 2029 masih berjalan sesuai rencana. "Program pembangunan IKN tahap dua ditujukan untuk menyiapkan sarana dan prasarana dengan target menjadikan Nusantara sebagai Ibu Kota Politik Republik Indonesia pada tahun 2028," ungkap Troy.
Lebih lanjut, Troy mengungkapkan bahwa fokus dari tahap kedua pembangunan ini adalah untuk membangun ekosistem yudisial dan legislatif serta infrastruktur pendukung lainnya. Hal ini diharapkan dapat mendukung fungsi IKN sebagai pusat pemerintahan yang baru di masa depan.
Otorita IKN juga menegaskan bahwa informasi mengenai pemulangan para pekerja tidak benar. Pekerja yang terlibat dalam proyek pembangunan IKN akan tetap melanjutkan tugas mereka demi kelancaran proyek yang sangat penting ini.
Dengan pernyataan ini, Otorita IKN ingin memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara tetap dalam jalur yang benar dan tidak ada rencana untuk menghentikannya. Pembentukan IKN diharapkan dapat membawa banyak manfaat bagi masyarakat dan negara.
Otorita IKN berkomitmen untuk terus melanjutkan pembangunan dan memastikan bahwa segala proses berjalan dengan baik. Masyarakat diharapkan untuk terus mendukung proyek ini agar Ibu Kota Nusantara dapat segera terwujud.
IKN pembangunan Otorita IKN efisiensi anggaran pekerja