Ketika pandemi Covid-19 melanda, banyak sektor mengalami dampak besar, termasuk industri imigrasi dan teknologi finansial. Salah satu perusahaan yang merasakan dampaknya adalah Nova Credit. Sebelum pandemi, Nova Credit, yang dikenal dengan teknologi Credit Passport-nya, mendapatkan pendapatan tahunan sekitar 2 juta dolar. Namun, setelah pandemi dimulai, penggunaan layanan mereka oleh bank menurun drastis hingga 75%, sehingga pendapatan mereka turun menjadi sekitar 500 ribu dolar.
Misha Esipov, salah satu pendiri dan CEO Nova Credit, mengingat masa sulit itu. "Kami tidak memiliki pasar untuk dijual," ungkapnya saat berbicara dari kantor sederhana mereka di New York. "Sebagian dari saya ingin melarikan diri."
Daripada menyerah, Esipov yang kini berusia 37 tahun memimpin timnya untuk mencari ide produk baru. Mereka mulai bertanya kepada pemberi pinjaman tentang masalah yang mereka hadapi, dengan harapan bisa menemukan solusi yang tepat.
Pada musim panas itu, seorang eksekutif dari SoFi mengungkapkan bahwa dengan lonjakan besar dalam tingkat pengangguran akibat penutupan karena Covid-19, mereka sangat ingin mengetahui siapa saja konsumen yang masih memiliki pekerjaan. Hal ini penting untuk menilai kelayakan kredit mereka saat ini, bukan hanya berdasarkan riwayat kredit.
Nova Credit kemudian menggunakan teknologi transfer data yang telah mereka kembangkan untuk menciptakan layanan yang memverifikasi pendapatan konsumen. Dalam waktu hanya empat bulan, mereka berhasil meluncurkan layanan ini untuk SoFi.
Keberhasilan percobaan dengan SoFi mendorong Nova Credit untuk terjun lebih dalam ke dalam konsep underwriting aliran kas. Ini adalah istilah baru di dunia keuangan, di mana pemberi pinjaman menilai risiko konsumen berdasarkan aliran uang masuk dan keluar mereka saat ini, sering kali ditambah dengan skor dari riwayat pembayaran pinjaman dan kartu kredit.
Inovasi ini menunjukkan bagaimana Nova Credit mampu beradaptasi dan menemukan peluang baru di tengah tantangan yang ditimbulkan oleh pandemi. Dengan langkah ini, mereka tidak hanya bertahan tetapi juga menemukan cara baru untuk membantu konsumen dan pemberi pinjaman di masa yang sulit.
Nova Credit pandemi Covid-19 inovasi teknologi