Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Trump dan Netanyahu Tukar Hadiah Pasca Serangan Pager di Lebanon

Washington D.C. - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru-baru ini menerima dua pager dari Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, sebagai simbol setelah serangan pager yang terjadi di Lebanon pada bulan September 2024. Salah satu pager yang diberikan adalah pager emas, sementara yang lainnya adalah pager biasa.

Menurut laporan dari Channel 12, sebagai balasan, Trump memberikan foto mereka berdua yang diambil saat kunjungan Netanyahu ke AS, yang dilengkapi dengan tulisan, "Untuk Bibi, seorang pemimpin hebat."

Serangan pager yang terjadi pada tanggal 17 September 2024, merupakan sebuah operasi besar yang ditujukan untuk menyerang anggota kelompok Hezbollah di Lebanon. Namun, sayangnya, serangan ini juga mengakibatkan banyak korban jiwa dari masyarakat sipil. Dalam insiden tersebut, sekitar 14 orang dilaporkan tewas dan 3.000 lainnya mengalami luka-luka akibat ledakan pager yang terjadi secara bersamaan di berbagai lokasi di Lebanon.

Keesokan harinya, ledakan walkie-talkie juga terjadi, termasuk di lokasi pemakaman korban serangan sebelumnya, yang menambah jumlah korban tewas menjadi 20 orang. Operasi ini menargetkan anggota Hezbollah, tetapi banyak individu yang tidak terlibat dalam kelompok tersebut juga terluka.

Dari sekitar 4.000 orang yang terluka dalam kedua serangan ini, banyak yang mengalami cedera serius, seperti luka di kepala dan perut. Beberapa korban bahkan kehilangan penglihatan atau anggota tubuh, termasuk jari-jari. Salah satu korban yang sangat menyedihkan adalah seorang gadis berusia 10 tahun yang tewas ketika pager ayahnya, yang merupakan anggota Hezbollah, meledak di Lembah Bekaa, Lebanon.

Selain itu, putra seorang anggota parlemen dari Hezbollah juga dilaporkan menjadi salah satu korban tewas dalam serangan tersebut.

Serangan ini telah menimbulkan banyak pertanyaan mengenai keamanan di Lebanon dan dampak dari operasi yang dilakukan terhadap kelompok bersenjata. Banyak orang berharap agar insiden serupa tidak terulang di masa depan dan meminta agar semua pihak dapat menemukan solusi damai untuk mengakhiri kekerasan.

library_books Middleeasteye