Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengadakan acara Gebyar Batik Khas Daerah pada Senin malam, 3 Februari 2025. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan batik khas daerah yang merupakan warisan budaya Indonesia.
Salah satu hal menarik dari acara ini adalah para model yang memamerkan busana batik. Mereka bukan model biasa, melainkan para finalis dari Puteri Indonesia Jawa Timur 2025. Termasuk di antara mereka adalah Firsta Yufi Amarta Putri, yang terpilih sebagai Puteri Indonesia Jawa Timur 2025, serta Yasinta Aurellia, yang merupakan Puteri Indonesia Jawa Timur 2023 dan juga meraih gelar Puteri Indonesia Lingkungan 2023.
Acara ini tidak hanya menampilkan keindahan batik, tetapi juga mencerminkan kekayaan budaya yang dimiliki oleh Kabupaten Pasuruan. Batik sendiri adalah kain yang ditutupi dengan pola-pola yang biasanya dihasilkan dengan teknik pewarnaan menggunakan lilin. Menurut para ahli, batik merupakan salah satu warisan budaya dunia yang perlu dilestarikan.
Dalam sambutannya, PJ Bupati Pasuruan, Nurkholis, menyatakan bahwa batik adalah bagian penting dari identitas bangsa. Ia menekankan, "Batik ini adalah warisan dunia dari Indonesia, jadi wajib kita lestarikan sampai kapanpun." Pernyataan ini menggambarkan komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan budaya lokal.
Gebyar Batik Khas Daerah diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya melestarikan budaya batik dan mendorong masyarakat untuk lebih mencintai produk lokal. Dengan adanya acara ini, diharapkan generasi muda bisa lebih mengenal dan menghargai keindahan batik sebagai salah satu simbol budaya Indonesia.
Acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari pejabat pemerintah, masyarakat, hingga para pecinta seni dan budaya. Selain pagelaran busana batik, juga terdapat berbagai kegiatan menarik lainnya yang menggambarkan kekayaan budaya Pasuruan.
Dengan adanya Gebyar Batik ini, diharapkan masyarakat Pasuruan dan sekitarnya semakin bangga dan peduli terhadap warisan budaya yang ada di daerah mereka.
Pasuruan Gebyar Batik Puteri Indonesia budaya