Dalam dua tahun terakhir, pasar saham Amerika Serikat mengalami pertumbuhan yang sangat baik. Hal ini membuat para filantropis teratas di Amerika menjadi semakin kaya. Namun, meskipun kekayaan mereka meningkat, tidak semua donasi mereka meningkat dengan pesat.
Menurut perkiraan Forbes, total donasi seumur hidup 25 filantropis teratas di AS hingga 30 Desember 2024 mencapai $241 miliar. Angka ini meningkat $30 miliar dibandingkan tahun lalu. Walaupun ada kenaikan 14% dalam jumlah donasi, kekayaan mereka secara keseluruhan meningkat sebesar 18,5%. Saat ini, 25 filantropis terbesar memiliki total kekayaan sebesar $1,6 triliun, naik dari $1,35 triliun setahun yang lalu.
Jika kita melihat dari perspektif lain, para filantropis terbesar ini telah menyumbangkan sekitar 15% dari total kekayaan mereka sepanjang hidup. Meskipun jumlah tersebut sangat besar, persentase ini merupakan yang terendah sejak Forbes mulai melacak donasi filantropis teratas pada tahun 2021.
Tentu saja, tidak semua filantropis bersikap sama dermawannya. Untuk tahun kelima berturut-turut, Warren Buffett menduduki posisi teratas dalam hal total donasi, dengan total mencapai $62 miliar sepanjang hidupnya. Ini berarti ia telah menyumbangkan 30% dari kekayaannya.
Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun kekayaan para filantropis meningkat, tingkat sumbangan mereka tidak selalu mengikuti. Hal ini menjadi perhatian dan menimbulkan pertanyaan tentang komitmen mereka terhadap filantropi di tengah peningkatan kekayaan yang signifikan.
Dengan semakin banyaknya orang yang berkontribusi pada filantropi, penting bagi kita untuk menyadari bagaimana kekayaan digunakan untuk membantu masyarakat. Kita berharap para filantropis dapat terus meningkatkan sumbangan mereka sejalan dengan kekayaan yang terus bertambah.
filantropi kekayaan donasi Warren Buffett AS