Pemerintah Kota Batu mengungkapkan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Bapak Adiek Iman Santoso, yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Tenaga Kerja. Berita ini disampaikan melalui akun resmi media sosial pemerintah kota, mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan almarhum.
Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, kalimat ini menjadi ungkapan yang sering digunakan dalam situasi seperti ini, yang artinya "Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya lah kami kembali." Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah kota menghormati dan merasakan kehilangan yang besar atas kepergian Bapak Adiek.
Dalam pernyataan tersebut, pemerintah juga berharap agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Mereka mendoakan agar segala dosa-dosa almarhum diampuni dan semua amal baiknya diterima. Ini adalah harapan yang umum diungkapkan ketika seseorang berpulang, sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Pemerintah juga tidak lupa untuk menyampaikan doa kepada keluarga yang ditinggalkan. Mereka berharap agar keluarga Bapak Adiek diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi kehilangan yang mendalam ini. Kehilangan orang terkasih tentu sangat berat, dan dukungan dari masyarakat sekitarnya sangat berarti.
"Selamat jalan, Pak Adiek. Terima kasih atas dedikasi dan pengabdianmu untuk Kota Batu," tulis pemerintah kota dalam pernyataan tersebut. Ini menunjukkan penghargaan yang tinggi kepada Bapak Adiek atas semua jasa dan kerja kerasnya dalam melayani masyarakat di Kota Batu.
Kepergian Bapak Adiek Iman Santoso meninggalkan kesedihan di hati banyak orang, terutama di kalangan rekan-rekannya di Dinas Tenaga Kerja. Dedikasinya selama ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para pegawai negeri lainnya untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
Dengan berakhirnya tugas beliau, diharapkan ada pelajaran yang dapat diambil dari keteladanan dan pengabdian almarhum. Semoga semangat beliau dapat terus hidup dalam setiap langkah pembangunan di Kota Batu.
Pemerintah Kota Batu duka cita Adiek Iman Santoso Sekretaris Dinas Tenaga Kerja